haris

Minggu, 30 Maret 2025

Salary Survey Training & Analysis ZOOM CLASS 15 APRIL 2025 (09.00-15.00)

 Salary Survey Training & Analysis ZOOM CLASS 15 APRIL 2025 (09.00-15.00)

 














 


Gambar Diikuti oleh PLN group

Data survei gaji yang berkualitas sangat penting untuk rencana kompensasi yang kompetitif. Ada banyak pilihan untuk memperoleh data survei gaji: survei pemerintah, data internet, survei yang dipublikasikan, basis data perangkat lunak survei, bank data komputer, atau bahkan melakukan atau mensponsori survei Anda sendiri. Training ini membahas masing-masing pilihan ini dan menjelaskan apa yang perlu Anda lakukan untuk melakukan survei Anda sendiri. Training ini juga membahas istilah statistik umum yang digunakan dalam survei, training ini menunjukkan cara menggunakan data survei gaji saat membuat keputusan kebijakan baru kompensasi perusahaan anda.
Outline
Penetapan harga pasar dan strategi bisnis, termasuk filosofi kompensasi, posisi pasar, dan siklus hidup bisnis.
Elemen-elemen strategi kompensasi
Pengupahan berbasis pasar versus pendekatan penetapan harga pasar murni – dan pro dan kontra evaluasi jabatan berbasis pasar dan desain pengupahan.
Harga pasar dan tarif pasar serta job matching
Identifikasi karakteristik survei gaji yang baik
Identifikasi berbagai sumber data survei gaji dan pro dan kontranya
Menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan survei Anda sendiri
Menentukan peran jabatan acuan dan cara memilihnya
Menentukan cara menyajikan hasil survei gaji menggunakan jabatan, distribusi frekuensi, grafik, atau kurva kematangan
Kenali istilah statistik umum yang digunakan dalam survei gaji
Menentukan berbagai jenis informasi yang dapat diberikan survei gaji Identifikasi cara menganalisis sumber survei gaji untuk validitas dan keandalan
Memahami data survei gaji sehingga Anda akan mengetahui opsi mana yang paling relevan untuk bisnis dan karyawan Anda.
Memanfaatkan data survei gaji melalui penyempurnaan, pencampuran, penambahan premium, pembobotan, pemodelan dan analisis regresi.
Menentukan cara mengembangkan rencana kompensasi dari survei gaji pada kondisi ideal dan kondisi kompetitif di P20, P50, P75 dan P90
Praktek membuat & menganalisa salary survey dan membuat kebijakan kompensasi baru yang lebih menarik (AMR Attractive Motivated Retension)

Biaya Rp 3.000.000/peserta (net)

HR HOUSE INDONESIA
OD Consulting & Busisness Improvement Business Advisor
A HR Services Company
Head Hunter SP
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP – RI
Asesor Kompetensi BNSP – RI
www.hrhouseindonesia.com

Rabu, 26 Maret 2025

Projek Setahun Pendampingan Konsultatif TPM , 12 Langkah dalam Program Pengembangan dan Implementasi TPM Total Productive Maintenance - HR HOUSE INDONESIA (with TIME TABLE PREPARATION,TCO,KICK OFF, IMPLEMENTATION, AUDIT, STABILIZATION,PEOPLE DEVELOPMENT)

 

Commencing April 2025. Projek Setahun Pendampingan Konsultatif TPM , 12 Langkah dalam Program Pengembangan dan Implementasi TPM Total Productive Maintenance - HR HOUSE INDONESIA (with TIME TABLE PREPARATION,TCO,KICK OFF, IMPLEMENTATION, AUDIT, STABILIZATION,PEOPLE DEVELOPMENT)

Total Productive Maintenance, tampaknya merupakan konsep yang cukup luas dan kompleks ketika baru diperkenalkan ke dalam suatu organisasi. Sebuah organisasi yang mungkin tidak memiliki cukup paparan terhadap subjek ini pasti akan menghadapi banyak kesulitan untuk memahami, menyerap dan menginternalisasikan konsep TPM dan mempraktikkannya secara rutin.
Awalnya TPM, sebagai sebuah konsep, hanya berpusat pada area produksi dan pemeliharaan. Sekitar tahun 1983, 12 langkah program implementasi TPM pertama kali diperkenalkan dalam empat tahap

Empat tahap awal adalah:
1. Tahap Pendahuluan - Tahap Persiapan
2. Tahap Kick-off TPM
3. Tahap Implementasi atau Eksekusi
4. Tahap Pendirian TPM Program implementasi TPM

12 Langkah disusun dalam 4 Tahapan berikut. Detil tahapan dan pokok-pokok pelaksanaannya disajikan di bawah ini. Dengan mengacu pada langkah-langkah di bawah ini, garis waktu implementasi TPM yang lengkap dapat dirancang atau ketika menyiapkan garis waktu yang lengkap dari tahap pengenalan hingga pendirian, rencana pengelolaan tahap di bawah ini dapat dijadikan acuan.
Tahap 1 - Pendahuluan - Tahap Persiapan : Tahap pengenalan terdiri dari 5 Langkah. Dari perspektif garis waktu, tahap ini memerlukan jangka waktu enam hingga delapan bulan. Ini melibatkan lima langkah berikut:

Langkah 1 : Deklarasi resolusi “implementasi TPM” dalam organisasi oleh manajemen puncak :
Langkah 2 : Pendidikan dan kampanye TPM
Langkah 3 : Pembentukan organisasi TPM
Langkah 4 : Penetapan kebijakan, prinsip dan target TPM
Langkah 5 : Perumusan Rencana Induk Program Implementasi TPM

Tahap 2 - Tahap Kick-off TPM
Tahap ini mencakup langkah keenam yaitu Kick-off TPM
Langkah 6 : Peluncuran program penerapan TPM

Tahap 3 - Tahap Eksekusi
Langkah 7: Pembentukan sistem untuk memaksimalkan efisiensi produksi :
• Langkah ini bertujuan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas produksi tertinggi dengan menggunakan empat pilar TPM, yaitu Kobetsu-Kaizen (KK), Jishu-Hozen (JH), Kaikaku-Hozen (KH), Pendidikan dan pelatihan (E&T)

Langkah 8 : Pembentukan manajemen peralatan awal - manajemen pengembangan
Langkah 9 : Pembentukan sistem Hinshitsu-Hozen (Pemeliharaan Mutu)
Langkah 10 : Office TPM untuk administrasi dan dukungan
Langkah 11 : Penetapan Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan

Tahap 4 - Tahap Pendirian TPM
Langkah 12 : Menyelesaikan implementasi TPM dan perbaikan penargetan

12 langkah ini sangat penting untuk dikelola secara efektif dan 100% keterlibatan karyawan dipastikan oleh tim manajemen organisasi selama implementasi program
WA : 0811891352
HR HOUSE INDONESIA
TPM CONSULTING & MANAGER
OD CONSULTING & BUSINESS IMPROVEMENT
Asesor Kompetensi BNSP - RI
www.hrhouseindonesia.com
 





 






Planned Maintenance -TPM Planned Maintenance Pillar Training & Workshop 10 - 11 April 2025. Predictive Maintenance PdM , Prescriptive Maintenance RxM.

 

Planned Maintenance -TPM Planned Maintenance Pillar Training & Workshop 10 - 11 April 2025. Predictive Maintenance PdM , Prescriptive Maintenance RxM. Lengkap dengan tools PM Pillar dan Team Route di bawah Pillar PM.

Gambar TPM Team HONDA AHM










Planned Maintenance adalah kegiatan perawatan mesin yang dilakukan secara terencana yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya gangguan operasional mesin sekecil mungkin atau breakdown. Planned Maintenance merupakan salah satu ‘tulang punggung’ dari Total Productive Maintenance (TPM) yang sudah menjadi World Best Practice di bidang Perawatan. Planned Maintenance meramu semua kegiatan yang perlu dilakukan oleh bagian perawatan secara sinergis.
Dengan menerapkan Planned Maintenance dengan benar, perusahaan dapat mencapai atau paling sedikit mendekati Zero Breakdown dan pada saat yang sama dapat menekan Maintenance Cost secara signifikan sehingga perawatan mesin menjadi semakin efektif dan efisien.

Program Objectives
Memahami falsafah dan konsep dasar sistem perawatan terpadu TPM
Memahami peran Planned Maintenance dalam mencapai Zero Breakdown.
Memahami 10 Pilar Planned Maintenance
Memahami langkah-langkah penerapan Planned Maintenance

Program Outline
1. Planned Maintenance Concept dan kaitannya dengan TPM
2. Elemen-elemen Planned Maintenance :
- Aktivitas untuk meningkatkan efektifitas perawatan mesin.
- Aktivitas untuk meningkatkan efisiensi (biaya) perawatan mesin.:
3. Implementasi Planned maintenance :
- Lima langkah menuju Zero Breakdown.
- Enam Langkah Planned Maintenance
4. Breakdown Reduction Route
5. Minor Stop Reduction Route
6. Speed Loss Reduction route
7. Spare Part Management System Review
8. Maintenance Standar Team Route
9. P-F Curve Maintenance - Reactive Maintenance, Preventive Maintenance, Condition Based Maintenance
10 Predictive Maintenance PdM
11.Prescriptive Maintenance RxM

Diserta dengan tool kerja TPM Pillar dan Team route.

WA 0811891352
Biaya Rp 6.500.000/peserta

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
A HR Services Company
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP - RI
TPM & Productivity Consulting
www.hrhouseindonesia.com
hashtaghrhouseindonesia

Sabtu, 22 Maret 2025

CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT (ISO 22301 ISO 22313 ISO 27301)

 

CPBCM CERTIFIED PROFESSIONAL BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT (ISO 22301 ISO 22313 ISO 27301)

📅 9- 11 APRIL 2025
🕘 09.00 - 17.00 WIB
💻 HOTEL FAVE JAKARTA


Pelatihan sertifikasi yang bertujuan menghasilkan peserta menjadi profesional yang mampu membuat kegiatan operasional tetap dapat berjalan dengan disiplin menjalankan pengelolaan keberlangsungan usaha - Business Continuity Management pada saat terjadi kondisi emergensi atau keadaan darurat maupun tidak.

Berlatar belakang dari hal di atas, maka implementasi Business Continuity Management (BCM) merupakan suatu elemen yang saat penting dalam suatu organisasi. Penerapan BCM harus mendapatkan dukungan dari Top Management, dan dimulai dengan penetapan obyektif, identify kebutuhan resources (minimum), dan target yang akan dicapai. Sesuai dengan obyektif dan target yang sudah ditentukan, dan sejalan dengan proses risk assessment, maka organisasi tersebut harus menentukan ancaman serta dampak yang mungkin akan terjadi, serta mitigasi risiko yang diperlukan.

Keberhasilan implementasi BCM dalam suatu organisasi bukan hanya dilihat dari keberhasilan ujicoba BCP, namun juga seberapa tinggi tingkat keperdulian/awareness dari setiap personil dalam organisasi tersebut.Untuk itu aktivitas untuk menumbuhkan awareness dari seluruh
personil dalam suatu organisasi harus dilakukan secara berkala dalam bentuk sosialisasi, simulasi, training, ataupun aktivitas permainan/games lainnya yang dibuat semenarik mungkin.

Outline
Day 1
Business Continuity Management System ISO 22301 & Guidance ISO 22313
Governance : Business Continuity Management Policy, Operation, Planning & Control
Risk Management
Business Impact Analysis

Day 2
Business Continuity Strategy & Design Mitigation & Protection
Business Continuity Plans Construct & Develop
Awareness Training
Exercising & Testing

Day 3
Performance Evaluation & Improvement
Disaster Recovery Plan ISO 27301
Examination
Ujian Kompetensi Menyusun & membuat BCMS
Presentation BCMS Business Continuity Management System (own company)

Dilengkapi dengan SNI 22301: 2019, ISO Standard 22313, ISO Standard 27301, Disaster Cases, Tool Kerja CPBCM, Risk Register dll.

Investment Rp 6.750.000

HR HOUSE INDONESIA
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
Risk Management Consulting
A HR Services Company
www.hrhouseindonesia.com

BALDRIGE EXCELLENCE FRAMEWORK TRAINING & WORKSHOP 7 CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELENCE MALCOLM BALDRIGE 2023- 2024, HOTEL FAVE JAKARTA 27 - 28 MARET 2025 SKEMA PENILAIAN KINERJA ORGANISASI SIMPPRO

 

BALDRIGE EXCELLENCE FRAMEWORK TRAINING & WORKSHOP 7 CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELENCE MALCOLM BALDRIGE 2023- 2024, HOTEL FAVE JAKARTA 27 - 28 MARET 2025 SKEMA PENILAIAN KINERJA ORGANISASI SIMPPRO

Alat ukur kinerja CEO







Kinerja ekselen adalah impian setiap perusahaan oleh sebab itu perusahaan yang sadar akan pentingnya kinerja ekselen tersebut tidak segan-segan mengeluarkan kocek sampai miliaran rupiah demi tercapainya impian kinerja yang ekselen

Mengapa Malcom Bladridge?
Malcolm Baldrige Criteria adalah suatu cara untuk memotret kondisi suatu perusahaan atau lembaga untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan atau kegagalan dimasa yang akan datang. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut pimpinan perusahaan atau lembaga tersebut dapat mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk mengarahkan perusahaannya menuju kinerja yang ekselen

Malcolm Baldrige Criteria tidak Cuma mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan kunci dalam sebuah perusahaan tetapi sekaligus menuntun pimpinan perusahaan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar terhindar dari resiko gagal, bahkan mampu meraih kinerja yang ekselen
Malcom Baldrige Criteria tidak bersifat kaku, dan tidak bertentangan dengan alat pengendalian manapun sehingga dapat diterapkan disemua organisasi yang telah mempunyai alat sejenis seperti TQM, BSC, Six Sgma, dll Malcolm Baldrige bahlkan mensinergikan dan menselaraskan semua tools yang ada dalam rangka mencapai kinerja yang ekselen

Apa yang diukur?
Malcolm Baldrige mengidentifikasi Key Success Factor (KSF) dari sebuah perusahaan yang meliputi 6 (enam) kriteria proses dan 1 (satu) kriteria result.

Pengukuran Sistem Manajemen Kriteria Kinerja Keunggulan Malcolm Baldrige di Perusahaan dilaksanakan dengan metode Audit dengan menggunakan 7 (tujuh) elemen, 52 (lima puluh dua) sub-elemen, dan 200 (dua ratus) kriteria pertanyaan.

Materi:
•   Pengantar Evaluasi Penerapan TQM
•   Kriteria-Kriteria Yang Digunakan Dalam Mengevaluasi
•   Malcolm Baldrige National Quality Award
•   Perubahan pada Baldrige Exellence Framework versi 2023-2024
•   Konsepsi dan Esensi Kerangka Kinerja Ekselen Baldrige
•   Struktur Kriteria dan Item Format
•   Pemahaman 7 Kategori Kriteria Malcolm Baldrige dan Profil Organisasi
•   Dimensi Penilaian Proses (ADLI) dan Hasil (LeTCI)
•   Pengenalan Application Summary
•   Pengenalan Proses Examination dan Penilaia
•  Sasaran Pemeringkatan Perusahaan
•   Pemenuhan persyaratan akreditasi
•   ERM Enterprise Risk Management
•   Studi Kasus Perusahaan dalam Menerapkan – Assessment Menggunakan Kriteria
•   Malcolm Baldrige Assessment Praktek
•   Summary Analysis dan Profit Impact Perusahaan (Tools)
•  Penutup

Disertai dengan BEF Tool(2working book) & Kepmenaker 156 Tahun 2021

Inv Rp 6.500.000

HR HOUSE INDONESIA
OD Consulting & Busisness Improvement Business Advisor
A HR Services Company
Head Hunter SP
TUK Tempat Uji Kompetensi BNSP - RI
Asesor Kompetensi BNSP - RI
www.hrhouseindonesia.com
hashtaghrhouseindonesia

ZOOM CLASS CRMO CERTIFIED RISK MANAGEMENT OFFICER

 ZOOM CLASS CRMO CERTIFIED RISK MANAGEMENT OFFICER


📅 26- 27 Maret 2025
🕘 09.00 - 17.00 WIB
💻 ONLINE CLASS



















(gambar diikuti 15 peserta BUMN)

Pelatihan Manajemen Risiko Officer – Risk Management dalam Industri banyak mengadopsi ERM (Enterprise Risk Management) ISO 31.000. Risk Management Sertikasi juga menggunakan standar internasional ERM. Kompetensi Profesi Risk Management dibutuhkan oleh Industri dalam memastikan proses bisnis ditepat masing-masing dapat dikendalikan dengan baik dan benar.

Ketidakpastian yang dimungkinkan karena kejadian potensi resiko haruslah dieliminir atau ditiadakan sehingga kepastian dalam seuah proses bisnis dapat dimaksimalkan untuk perusahaan dapat mencapai sasaran target yang sudah ditetapkan. Maka menjadi penting akan adanya penguasaan akan manajemen resiko atau ERM Enterprise Risk Management di tempat anda

Pengelolaan risiko, akan memberikan daya tahan perusahaan untuk menghadapi segala perubahan dan ketidakpastian yang selalu melingkupi kinerja dan operasional bisnis. Untuk itu pengelolaan secara keseluruhan bentuk Enterprise Risk Management akan memayungi segala aktifitas tersebut, sekaligus bagian dari kontrol dan kendali pada setiap event yang terjadi dalam entitas perusahaan, mengontrol korelasi resiko antar divisi dan bagian, serta memahami apa yang akan menjadi sumber permasalahan dan memberikan solusi yang terbaik untuk pencapaian tujuan yang diinginkan
Dalam mendukung pencapaian tujuan Perusahaan tersebut di atas diperlukan kemampuan internal perusahaan untuk penerapan manajemen resiko. Oleh karenanya dibutuhkan kecukupan tenaga profesioanal pada bidang Monajemen Resiko, baik secara kuantitas maupun kualitas. Salah satu bentuk pemenuhan tenaga profesional tersebut adalah dengan cara sertifikasi peningkatan kompetensi dalam bidang Manajemen Resiko.

Dalam acara 2 hari sertifikasi pelatihan CORM ini peserta akan mendapat gambaran tentang isi materi pelatihan dan adanya peningkatan kompetensi peserta dengan mampu melakukan exam formatif dan sumatif dan uji kompetensi penyusunan RISK REGISTER
1. Peserta mengikuti ujian hari kedua
2. Peserta menyusun Risk Register hingga Risk Monitoring (ISO 31000 based)
3. Presentasi hasil Risk Register dari overview masing-masing perusahaan.

Outline
1. Introduksi ERM Enterprise Risk Management-Risk Management International Standard
2. Introduksi isi materi ISO 31000: 2018 - Arsitektur ISO SNI 31000:2018
3. Prinsip Dasar Risk Management
4. Peluang Statistik Terjadinya Resiko
5. Identifikasi Resiko
6. Pengukuran Resiko
7. Evaluasi dan Pemetaan Resiko
8. Respon & Perlakuan Resiko
9. Monitoring Resiko
10.Laporan Resiko
11. ERM Tools (Risk Registered Finance Based)

Inv zoom class Rp 6.000.000
Inhouse training online class package/batch/15 peserta Rp 80.000.000

WA 0811891352
2nd Day: Examination + Presenting Risk Register & Monitoring unit Kerja

HR House Indonesia
OD Consulting & Business Improvement Business Advisor
Risk Management Consulting
www.hrhouseindonesia.com